Getar seluruh proletar lantaran mekar bunga
Dan akar – akar mencari sumber air
Sabit babat belukar
Malang harap pudar
Dari pilu dan perih cakar
Menyayat raga, terpuruk kebodohan
Lalu roda berputar di jalan datar
Gilas akar jadi sampah
Tampar sketsa wajah ulang berulang
Engkau terlahir dengan panggilan Hajar
Matang, sebagai tukang ajar
Bagai air hujan, engkau menghilangkan haus para akar
Di kala kemarau terpapar pembawa kemelaratan
Tidak ada – sudah tahu
Tiap jengkal tahun sejak ini, terkumandang mewangi Tut Wuri Handayani
Saat bermandi peluh, engkau hantar pucuk-pucuk kembang muda
Hingga gapai pintu impian
Dan kau temui gelar di SK No. 305/TK/Th. 1959
Bandarlampung, 21 April 2011
Hendry tupang
* ref : Buku Peranan Pemuda dari
Sumpah Pemuda sampai Proklamasi karya; Sagimun MD
Proletar : Rakyat biasa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Jika ingin diskusi atau komunikasi lanjut, silahkan tinggalkan alamat e-mail teman.